• Thu. Dec 3rd, 2020

AC Milan Beri Ancaman, Piatek Pilih Berganti Klub

krzysztof piatek Melakukan Selebrasi Khasnya Saat Mencetak Gol untuk AC Milan
krzysztof piatek Melakukan Selebrasi Khasnya Saat Mencetak Gol untuk AC Milan

Serie A – AC Milan telah membagikan ancaman kepada strikernya Krzysztof Piatek. Mereja hendak melepas Piatek ke klub lain dengan status pinjaman bila tidak produktif pada 5 laga selanjutnya.

Tetapi perihal itu berganti pada masa 2019- 20. Ketajaman Piatek menyusut sehingga tidak banyak membagikan donasi buat AC Milan.

Terpaut dengan itu, Piatek pernah berdialog kepada pers soal pernampilannya.. Serta, dia berikan isyarat kalau ia hendak lekas pindah.

Piatek mencetak berhasil buat timnas Polandia dikala bertugas internasional minggu ini. Bila berubah klub, Piatek mau menggandakan nilainya walaupun dia menempuh dini masa yang seram buat masa ini.

AC Milan menebus Piatek pada Januari 2019 dari Genoa dengan harga 35 juta euro. Dikala itu, Piatek tampak brilian dengan mencetak 9 berhasil dari 18 penampilan buat Milan.

krzysztof piatek Memperkenalkan Diri dan menggunakan nomor punggung 19 di AC Milan
krzysztof piatek Memperkenalkan Diri dan menggunakan nomor punggung 19 di AC Milan

Tujuan baru

” Kala aku pindah ke Milan, seluruhnya terjalin begitu kilat sehingga aku apalagi tidak mengajukan persoalan,” katanya.

“ Aku fokus pada pekerjaan, di sepakbola ya. Itu senantiasa tentang menetapkan tujuan baru. Saat ini aku bernilai 38 juta, pada dikala aku berubah klub, aku mau bernilai 60- 70 juta.

” Aku wajib ambisius, aku hendak bekerja buat itu. Pada dini karier aku, itu cuma masa kedua aku di Serie A, salah satu dari 5 kejuaraan paling atas.”

Cari Kesalahan

Ia setelah itu mengatakan,“ Aku memandang ke kaca serta mencari kesalahan di dalam diri aku. Pada awal mulanya, bagaikan regu, kami tidak menghasilkan begitu banyak kesempatan. Kami membaik, aku hendak mencetak berhasil lag.”

“ Buat wartawan Italia, sesuatu hari Kamu menyebut paus sepakbola serta hari selanjutnya Kamu merupakan pemain terburuk. Aku menerimanya. Tidak terdapat yang menempatkan diri pada posisi aku, sampul koran tidak memegang aku.”