• Sat. Dec 5th, 2020

Arturo Vidal: Pandemi Virus Corona, Seperti Mimpi Buruk

Arturo Vidal
Arturo Vidal

QQMuliaArturo Vidal menyampaikan keresahannya di tengah pandemi virus corona yang terus menyerang dunia. Vidal boleh jadi pemain tangguh di lapangan, tapi sekarang dia mengaku cemas.

Saat ini, sama seperti rekan-rekan setimnya di Barcelona, Vidal diminta berlatih sendiri di rumah selama pandemi ini menyerang. Latihan sendiri jelas tidak ideal, tapi sebenarnya bukan itu yang membuat Vidal cemas.

Dia benar-benar khawatir pada ancaman virus corona yang sudah mencapai seluruh dunia. Terlebih, Spanyol merupakan salah satu negara di Eropa yang paling menderita akibat serangan virus tersebut.

Ayo segera daftarkan diri anda di Situs Judi Online Terpercaya dan dapatkan hadiah jutaan rupiah setiap harinya.

Rasanya Aneh

Vidal mengakui bahwa berdiam diri di rumah dan berlatih sendiri itu tidak menyenangkan. Namun, baginya yang lebih buruk adalah berdiam di rumah dan mendengar kabar ribuan orang meninggal di seluruh dunia.

“Rasanya sangat aneh. Berada di rumah setiap hari, melihat orang-orang meninggal di seluruh dunia. Itu mengerikan,” buka Vidal kepada Marca.

“Saya terus-menerus khawatir dan saya merasa bahwa ini seperti mimpi buruk yang semakin buruk dan kian buruk.”

Baca Juga : Liga Italia Serie A Digelar Lagi Bulan Mei Hingga Juni

Tidak Pernah Mengira

Vidal tahu pada saat inilah kemanusiaan diuji. Mereka harus saling merangkul, saling membantu mengatasi serangan virus ini bersama-sama. Sifat egois tidak punya tempat pada situasi seperti sekarang.

“Saya benar-benar sedih akan semuanya, sebab tidak ada yang tahu kapan ini akan berakhir. Saya tidak pernah mengira hal seperti ini bisa terjadi,” imbuh Vidal.

“Kita hanya perlu tetap berada di sana untuk satu sama lain.”

Tetap Berlatih

Lebih lanjut, Vidal mengaku latihan pribadinya berjalan lancar. Dia masih berlatih dua kali sehari, sama seperti biasanya. Namun, yang menyulitkan adalah harus berlatih seorang diri.

“Saya masih berlatih sehari dua kali. Sebelumnya saya berlatih satu kali di klub dan satu kali di rumah, tapi sekarang dua kali di rumah,” lanjut Vidal.

“Tidak bisa mengunjungi klub memang cukup sulit, tapi yang lebih sulit adalah tidak bisa bertemu dengan rekan setim Anda atau berbagi apa pun dengan mereka,” tandasnya.