• Thu. Jan 21st, 2021

BWF World Tour Finals 2019 : Tak diduga Hendra / Ahsan Menjadi Juara

Hendra dan Ahsan sukses Membawa nama Indonesia di BWF World Tour Finals 2019
Hendra dan Ahsan sukses Membawa nama Indonesia di BWF World Tour Finals 2019

BWF World Tour Finals 2019 – Indonesia bawa kembali satu gelar juara dari BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou. Gelar tersebut diraih dari no ganda putra melalui pendamping Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan.

Bertanding di Tianhe Gymnasium, Cina, Minggu( 15/ 12/ 2019), The Daddies menang 2 gim langsung atas pendamping Jepang, Hiroyuki Endo/ Yuta Watanabe. Hendra/ Ahsan menang 24- 22 serta 21- 19 di final BWF World Tour Finals 2019.

Mohammad Ahsan mengaku kaget dengan apa yang diraihnya bersama Hendra Setiawan. Baginya, gekar juara BWF World Tour Finals 2019 di luar ekspektasi.

“ Alhamdulillah, nyatanya sangat bersyukur sebab telah diberi gelar juara yang banyak. Luar Biasa buat kami. Bisa gelar juara di turnamen ini di luar ekspektasi kami,” kata Mohammad Ahsan kepada badmintonindonesia. org, selepas pertandingan.

“ Nyatanya bersyukur serta bahagia, tahun ini betul- betul luar biasa buat kami. Ini jadi gelar juara penutup akhir tahun yang luar biasa. Tetapi sehabis ini, kami wajib lebih siap lagi buat tahun depan. Serta itu yang bagi kami lebih berarti,” lanjut Hendra Setiawan meningkatkan.

Hasil manis ini sekalian jadi koleksi gelar World Tour Finals ketiga untuk Hendra/ Ahsan. Tadinya, mereka telah mencicipi podium paling tinggi pada 2013 di Malaysia serta 2015 kemudian di Dubai, dikala masih berjudul BWF Luar biasa Series Finals.

“ Kami lumayan puas dengan penampilan secara totalitas dari mulai dini tahun hingga hari ini. Tetapi puasnya cuma buat tahun ini saja. Kami masih wajib mengalami tahun selanjutnya, masih banyak turnamen- turnamen kedepan,” tutur Ahsan.

Sempat Mengira Bakal Rubber Game

https://www.youtube.com/watch?v=bo6mtLgBHCc

Sedangkan itu, saat sebelum membenarkan kemenangannya, Hendra/ Ahsan mesti lewat pertarungan sengit semenjak dini sampai akhir pertandingan. Walaupun wajib lebih dahulu tertinggal dalam perolehan angka di gim kedua, tetapi Hendra/ Ahsan tidak lalu menyerah begitu saja.

Lama- lama tetapi tentu, ganda putra peringkat 2 dunia ini kesimpulannya sanggup mengejar ketertinggalan sampai membenarkan kemenangannya.

“ Di pertandingan ini, sesungguhnya mereka lebih berani ngadu serta tidak sangat banyak buka, jadi tadi kami pernah kewalahan pula. Serta waktu kami tertinggal di permainan kedua, kami pikir pertandingan ini belum berakhir serta masih terdapat peluang buat mengejar. Jadi kami coba cari jalur keluar satu per satu buat memperoleh poin. Nyatanya Alhamdulillah dapat serta menang,” jelas Ahsan.

“ Tetapi memanglah kemenangan hari ini dapat dibilang keajaiban- lah buat kami. Bisa jadi telah rezekinya pula. Mudah- mudahan kemenangan di akhir tahun ini dapat jadi motivasi buat tahun depan lebih baik lagi,” tutup Ahsan.