• Mon. Apr 19th, 2021

Cegah Messi Hengkang, Barcelona bisa datangkan Xavi sebagai Pelatih

QQ Muliaa – Xavi Hernandez bisa saja menjadi pelatih dan menggantikan Setien di Barcelona musim depan, untuk mencegah Lionel Messi hengkang dari Camp Nou.

Barcelona sedang dilanda konflik internal yang cukup besar.

Salah satunya adalah rumor potensi kepergian megabintang Barcelona, Lionel Messi.

Messi dikabarkan telah menghentikan negosiasi perpanjangan kontrak dengan Blaugrana.

Hal tersebut memicu rumor bahwa Messi akan pergi dari Barcelona setelah masa kerjanya habis pada 2021.

Baca Juga: Antoine Griezmann ditawarkan Barcelona, Untuk ke Juventus?

Situs Slot Online Menyediakan bonus terbesar, 1 User ID bisa bermain banyak Games
Dan kemenangan Termudah

Alasan kapten timnas Argentina tersebut hendak hengkang adalah kondisi kamar ganti Barcelona yang sudah tak kondusif lagi.

Messi sempat bersitegang dengan bintang Barcelona lainnya, Antoine Griezmann, seusai pertandingan.

Selain itu, hubungan tak sehat antara pelatih Quique Setien dengan anak asuhnya juga menjadi alasan lain Messi hendak hengkang.

Setien Di Barcelona

Masa depan Quique Setien sebagai pelatih Barcelona nampaknya hanya bakal bertahan seumur jagung.

Pasalnya, manajemen Barca disebut-sebut sudah mempunyai sosok sebagai pengganti Setien sebagai pelatih klub mereka berikutnya.

Sosok yang dimaksudkan oleh manajemen Barca tersebut tidak lain adalah salah satu pemain legendaris mereka, yakni Xavi Hernandez. Ya, Xavi dikabarkan sudah setuju untuk kembali ke skuad Blaugrana –julukan Barca– sebagai pelatih.

Nama Xavi sendiri memang sempat dikait-kaitkan sebagai pelatih Barca pada awal tahun ini untuk menggantikan posisi Ernesto Valverde.

Namun pada saat itu, negosiasi antara Barca dan Xavi gagal menemui kata sepakat, hingga akhirnya sang legenda urung kembali ke Estadio Camp Nou.

Manajemen Barca pun akhirnya menunjuk Setien sebagai pelatih baru mereka. Akan tetapi keputusan Barca menunjuk Setien sebagai juru taktik mereka nampaknya tidak berjalan lancar.

Terlebih saat ini Barca berpotensi kehilangan gelar juara La Liga Spanyol 2019-2020.