• Wed. Apr 21st, 2021

Masa Depan Mikel Arteta Tetap Aman Meskipun Arsenal Hancur

QQmulia88 – Direktur Strategy Arsenal, Edu Gaspar, memberikan komentar soal rumor pemecatan Mikel Arteta dari kursi kepelatihan klubnya. Edu menegaskan bahwa masa depan Arteta masih aman, meski Arsenal saat ini tengah babak belur di Liga Inggris musim 2020-2021.

Sebagaimana diketahui, Arsenal memang menjalani kampanye mereka di Liga Inggris 2020-2021 dengan performa yang jauh dari kata mengesankan. Bagaimana tidak, Arsenal saat ini masih terbenam di posisi ke-15 dengan raihan 13 poin dari 12 pertandingan yang mereka mainkan.

Bahkan, Arsenal harus rela menyelesaikan lima pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris 2020-2021 dengan hasil minor alias tidak pernah memetik kemenangan. Bahkan pada akhir pekan kemarin, Arsenal kembali menelan kekalahan ketika menjamu Burnley di Emirates Stadium dengan skor akhir 0-1.

Kondisi tersebut pun lantas membuat masa depan Arteta selaku pelatih Arsenal kian kencang dispekulasikan kelanjutannya pada saat ini. Terlebih dengan munculnya rumor bahwa beberapa pemain Arsenal sudah mulai tidak percaya kepada Arteta.

Bahkan beberapa saat usai dikalahkan Burnley, tersiar kabar bahwa Arteta sempat cekcok dengan pemain senior Arsenal, salah satunya adalah David Luiz. Situasi itu membuat posisi Arteta sebagai pelatih Arsenal semakin tersudutkan pada saat ini.

Manajemen Arsenal sendiri dikabarkan memang bakal segera melakukan pertemuan untuk membahas kelanjutan posisi Arteta sebagai pelatih. Banyak yang memprediksi bahwa pemecatan Arteta bakal jadi solusi agar Arsenal keluar dari situasi pelik ini.

Posisi Mikel Arteta Tetap Aman

Arsenal should sack Mikel Arteta; he's worse than Solskjaer

Akan tetapi rumor pemecatan Arteta dari kursi manajerial Arsenal mendapatkan bantahan langsung dari Edu. Ya, pria berkebangsaan Brasil tersebut menegaskan bahwa posisi Arteta sebagai manajer Arsenal pada saat ini masih sangat aman.

“Kami sangat santai. Percayalah. Secara internal, dengar, kami melakukannya dengan baik. Pesan utama saya adalah bahwa kita tidak bicara tentang satu orang,” jelas Edu, sebagaimana dikutip dari Football London, Selasa (15/12/2020).

“Sebab saya merasa bahwa tidak adil jika hanya bicara tentang Mikel Arteta atau Aubameyang karena tidak bikin gol atau Leno karena seharusnya dia bisa membuat penyelamatan,” sambung pria berusia 42 tahun tersebut.

“Saya melihatnya dengan cara yang sederhana. Normal dan mudah jika mengarahkannya pada hasil. Tapi, bagi saya, poin utamanya adalah saya melihat masa depan, melihat ke mana kita pergi, cara kita membangun sesuatu.”

“Kami melihat itu setiap hari. Jadi, cara kami bekerja, cara kami berlatih, sikap internal kami. Jika Anda melihat dengan baik apa yang terjadi di sini setiap hari, tidak ada gunanya membandingkannya dengan hasil,” tuntasnya.