• Thu. Apr 22nd, 2021

Performa Jose Mourinho di Tottenham Hotspur Tak Sesuai Harapan

Pelatih Tottenham Hotspur , Jose Mourinho
Pelatih Tottenham Hotspur , Jose Mourinho

Dunia Bola – Jose Mourinho saat ini baru merasakan gimana susahnya memiliki tim yang ditempati pemain- pemain tidak mempunyai mental juara. Padahal, setelah 20 tahun, pelatih asal Portugal ini bergelimang gelar juara.

Tottenham hadapi 4 kekalahan beruntun 2 minggu terakhir. Terakhir, The Lily White baru saja kalah dari Norwich City di putaran keempat Piala FA, Kamis( 5/ 3/ 2020) dini hari Wib di Tottenham Hotspur Stadium.

Laga berakhir imbang 1- 1 pada waktu normal. Gol Tottenham dicetak Jan Vertoghen. Laga setelah itu dilanjutkan ke tambahan waktu, namun tidak terdapat gol. Tottenham akhirnya kalah pada adu penalti dengan skor 2- 3.

Kekalahan dari Norwich jadi pukulan telak untuk Tottenham. Karena, pada 3 laga sebelumnya, Tottenham juga kalah. Erik Lamela cs digasak RB Leipzig( Liga Champions), Chelsea, serta Wolves( Premier League).

Pundit sepak bola Inggris, Tony Cascarino, tidak terkejut dengan hasil buruk yang diraih Jose Mourinho di Tottenham. Dia menyebut masa kejayaan Jose Mourinho saat ini cuma cerita masa lalu.

Tottenham menunjuk Jose Mourinho sebagai manajer pada November 2019 lalu. Laki- laki asal Portugal diharap dapat tingkatkan performa Tottenham yang terseok di awal musim. Tetapi, Tony Cascarino memperhitungkan Mourinho tidak sesuai harapan.

” Aku tidak lagi memandang Mourinho bagaikan penantang( gelar juara),” ucap Tony Cascarino .

” kinerja Jose Mourinho Tidak membuat aku terkejut. Aku pikir, terdapat manajer muda yang tiba ke permainan dan Mourinho akan ditinggalkan,” sambung eks pemain Chelsea tersebut.

Jose Mourinho sesungguhnya memiliki reputasi bagus. Ia sempat mencapai juara Liga Champions, bersama Porto serta Inter Milan. Mourinho pula sempat mencapai gelar juara liga di 3 negeri ialah Inggris, Spanyol, serta Italia.

” Ya, Mourinho sukses serta ia memperoleh seluruh trofi, namun itu cuma masa lalu. Itu bukan hari ini. Dikala ini, ia memiliki Tottenham yang kualitasnya rata- rata dan ia tidak membuat Tottenham lebih baik,” ucap Tony Cascarino.

Menyesali Ucapan Sendiri
Jose Mourinho , Pelatih Segudang Prestasi
Jose Mourinho , Pelatih Segudang Prestasi

berbeda dengan klub- klub sebelumnya, Jose Mourinho mengalami klub yang tidak mempunyai mentalitas juara. Spurs telah demikian lama puasa gelar juara.

1 ID Bisa Main Semua Jenis Permainan , Yuk ke Situs Judi Online Terlengkap

Di tangan Maurocio Pochettino, Tottenham sepanjang 5 musim terakhir stabil ada di papan atas. Musim kemudian mereka lolos ke final Liga Champions. Walaupun menyajikan permainan yang menarik, realita pahitnya Tottenham tidak sempat merasakan gelar juara.

Mourinho yang masuk di tengah jalan nampak kesusahan memantapkan performa Spurs sepeninggal Pochettino yang dipecat November silam.

Dikala dini masuk nakhoda asal Portugal tidak menjanjikan gelar juara apa- apa.” Musim ini aku tidak berjanji apa- apa, kompetisi telah berjalan. Aku tidak punya melakukan latihan pramusim yang amat fundamental. Masa depan kami bisa jadi memiliki kesempatan jadi juara di Premier League.

Pada awal mulanya, Jose mengaku bahagia dengan komposi skuat Spurs. Dia menyebut tidak memiliki rencana melakukan mencuci gudang, sebab memperhitungkan tim asuhannya telah bagus tinggal dipoles saja.

Tetapi memandang keadaan terbaru, Jose bisa jadi menyesali pernyataannya. Tottenham Hotspur nyatanya memiliki segudang permasalahan.

Mereka memiliki banyak pemain bagus, tetapi nyatanya stok pemain tak dalam. Dikala Harry Kane and Son Heung- min cedera panjang, klub tidak memiliki alternatif lini serang. Spurs semenjak awal tahun bermain tanpa striker yang berperan jadi target man.

Perlu Pramusim

Cascarino memperhitungkan cedera kedua pemain tersebut tidak dapat jadi alasan.

” Mereka bermain kurang baik melawan tim dengan kasta lebih rendah. Mereka sangat pragmatis serta sangat kerap memainkan bola panjang,” kata Tony Cascarino.

Situs Judi Online Terpercaya , Min Deposit Rp 50.000

Apalagi, Tony Cascarino secara terbuka menyebut terdapat satu manajer yang lebih bagus dibandingkan Mourinho.” Lupakan masa lalu, buat 5 tahun ke depan, siapa yang Kamu seleksi? Mourinho ataupun Nuno Espirito Santo( manajer Wolves)?,” kata Tony Cascarino.

” Aku memandang Nuno serta aku memandang Jose, aku ketahui siapa yang nanti hendak memperoleh gelar,” tutup Tony Cascarino.

Jose Mourinho dalam banyak tahap konfrensi pers, seolah berikan pesan ke publik kalau jangan memandang kondii Tottenham Hotspur musim ini. Dia berharap penghakiman dirinya terjadi pada musim depan.

” Jika aku boleh berkhayal, aku berharap dapat melompat ke bulan Juli, di mana kami bersiap melaksanakan persiapan pramusim dengan pemain yang lengkap. Tidak gampang untuk aku membenahi tim di tengah musim. Aku perlu pramusim.”