• Mon. Jan 25th, 2021

Persija Ultah, Jakarta Akan Terangi Lampu Merah dan Orange

Persija Jakarta Ultah ke-92, Terima Kado Lisensi Klub Profesional AFC,  Bersama Persib Bandung - Pikiran Rakyat Cirebon

QQmulia88 – DKI Jakarta akan menyalakan cahaya berwarna oranye dan merah untuk merayakan ulang tahun Persija Jakarta yang ke-92, pada Sabtu (28/11) malam.

Dari keterangan resmi, Ada delapan tempat itu, yakni JPO Gelora Bung Karno, JPO Polda Metro Jaya, JPO Ratu Plaza, Patung Pemuda Senayan, Terowongan Kendal, Bundaran HI, Lapangan Banteng dan Monumen Nasional.

Masyarakat dan para pencinta Persija dapat melihat cahaya tersebut mulai pukul 18.00 WIB.

“Tentunya ini menjadi salah satu bentuk kemeriahan dan suka cita dari masyakarat Jakarta atas ulang tahun ke-92 Persija,” ujar Direktur Olahraga Persija Ferry Paulus.

Persija Jakarta tepat berusia 92 tahun pada Sabtu ini.

Ketika berdiri, Persija awalnya bernama Voetbalbon Indonesische Jacatra (VIJ).

Biasanya, perayaan ulang tahun klub berjuluk Macan Kemayoran itu dilakukan secara meriah.

Namun, pada tahun 2020, hal serupa tidak bisa dilakukan karena pandemi Covid-19.

Seremoni peringatan umur 92 tahun Persija digelar secara sederhana di kompleks National Youth Training Center (NYTC), Depok, Jawa Barat, Sabtu (28/11).

Kegiatan itu sekaligus meresmikan kantor Persija Development Center. Persija Development Center ini bertujuan untuk mencari dan mengembangkan bakat pesepakbola belia yang diwujudkan dalam Elite Pro Academy, Persija Academy, dan Persija Soccer School.

“Sebenarnya banyak sekali yang direncanakan untuk ulang tahun Persija kali ini. Akan tetapi, tidak bisa dilakukan karena keterbatasan protokol kesehatan,” tutur Ferry.

QQ Banner

3 Fakta Menarik Tentang Persija Jakarta

Selamat Ulang Tahun ke-92 Persija, Yuk Kenang Lagi 2 Momen Saat Macan  Kemayoran Juara Liga Indonesia - Indonesia Bola.com

Persija Jakarta sebagai salah satu klub besar di Indonesia. Gelimang prestasi menghiasi perjalanan mereka di dunia sepak bola nasional.

Bersama tim-tim lain seperti Persib, Persebaya, PSIM Yogyakara, PPSM Magelang, PSM Madiun, dan Persis Solo, Persija turut memprakarsai berdirinya organisasi sepak bola Indonesia, PSSI, di Yogyakarta. Mereka juga sudah turut serta dalam kompetisi Prserikatan sejak 1931.

Begitu panjang sejarah Persija di sepak bola Indonesia, hingga tak terasa pada 28 November 2020, Persija sudah berusia 92 tahun. Sebelum mengucapkan selamat ulang tahun, mari kita simak tiga hal menarik soal Persija.

1. Persija sering menjuarai Perserikatan

Persija adalah tim yang terbilang getol menjuarai kompetisi Perserikatan. Tercatat, mereka sudah sembilan kali menggondol gelar Perserikatan, yakni pada 1931, 1933, 1934, 1938, 1954, 1964, 1973, 1975, dan 1978/79 (gelar juga dihitung saat mereka masih bernama VIJ Jakarta).

Era 70-an menjadi salah satu era gemilang Persija di Perserikatan. ‘Macan Kemayoran’, begitu julukan Persija, yang kala itu diperkuat sosok-sosok macam Sofyan Hadi, Anjas Asmara, Iswadi Idris, Taufik Saleh, serta Andi Lala, mampu menorehkan banyak prestasi di kompetisi nasional.

Selepas era 1970-an dan memasuki 1980-an, penampilan Persija di kompetisi Perserikatan mulai menurun. Hingga 1994, atau tahun diadakannya kompetisi Perserikatan yang terakhir, Persija belum pernah lagi menjuarai Perserikatan.

2. Tim yang mampu juara Liga Indonesia dua kali

Pada 2001, lewat perpaduan antara para pemain lokal dengan pemain asing berkualitas, Persija sukses menjuarai Liga Indonesia. Ketika itu, mereka diperkuat nama-nama tenar seperti Imran Nahumarury, Luciano Leandro, Budi Sudarsono, serta Bambang Pamungkas yang masih muda.

Sejak saat itu, Persija pernah mengalami paceklik gelar liga. Hingga akhirnya pada 2018, Persija mampu menggondol trofi Liga 1. Torehan ini membuat mereka menyamai torehan Persik, Persebaya, Sriwijaya FC, dan Persib Bandung yang mampu menjuarai liga dua kali.

Tetapi, torehan mereka tetap kalah dari Persipura Jayapura. Tercatat, Persipura mampu menjuarai Liga Indonesia hingga empat kali.

3. Persija sering ikut turnamen internasional

Dulu, klub-klub Indonesia terbilang rutin mengikuti kompetisi internasional, tak terkecuali Persija. Ada beberapa turnamen level internasional yang diikuti Macan Kemayoran.

Pada 1973, Persija pernah mengikuti Ho Chi Minh CIty Cup. Dalam turnamen yang digelar di Vietnam itu, Persija yang memang sedang dalam era emas di kompetisi domestik, berhasil menggondol trofi.

Persija juga pernah mengikuti Brunei Invitation Cup. Kali ini, dengan perpaduan skuad yang matang antara pemain asing dan lokal, Persija berhasil menjuarai turnamen itu selama dua kali, yakni pada 2000 dan 2001.

Terbaru, turnamen internasional yang diikuti Persija adalah Boost Fix Super Cup pada 2018. Bersaing dengan Kelantan FA dan Ratchaburi FC, Persija sukses menjadi juara pada akhir turnamen.