• Wed. Jan 20th, 2021

Sebelum Wafat, Mauricio Pochettino Harapkan Latih Tottenham Sekali lagi

Dunia Bola – Mauricio Pochettino mengungkapkan bahwa dirinya berharap dapat melatih Tottenham Hotspur sekali lagi sebelum dirinya wafat.

Mauricio Pochettino telah mengemban tugas sebagai pelatih Tottenham Hotspur sejak Mei 2014.

Mauricio Pochettino ditunjuk sebagai pelatih Tottenham Hotspur menggantikan posisi Tim Sherwood yang sebelumnya merupakan asisten pelatih Andre Villas-Boas.

Selama kurun waktu lima tahun, Tottenham Hotspur perlahan tetapi pasti dibawa menjadi salah satu pesaing gelar juara Liga Inggris lewat polesan Mauricio Pochettino.

Baca Juga: Mario Balotelli : Francesco Totti Belum Minta Maaf!

Kesuksesan Pochettino

Salah satu puncak kegemilangan Pochettino adalah keberhasilannya mengantarkan The Lilywhites ke partai puncak Liga Champions musim 2018-2019, meski pada akhirnya mereka takluk 0-2 dari Liverpool.

Kendati sukses mengangkat level permainan Spurs, pelatih asal Argentina itu tidak satu kali pun mempersembahkan gelar.

Musim 2019-2020 menjadi perpisahan bagi Pochettino dan Spurs.

Tottenham Hotspur harus tertatih-tatih dalam menghadapi kerasnya kompetisi Liga Inggris bahkan mereka sempat terlempar dari urutan 10 besar.

Akibatnya, Pochettino harus menerima nasib didepak dari kursi pelatih pada 19 November 2019.

Sebagai gantinya, Spurs menunjuk mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho, sebagai nakhoda baru mereka.

Meski telah dipecat, Pochettino mengungkapkan dirinya masih ingin kembali lagi melatih Spurs sebelum wafat.

“Perjalanan luar biasa yang selesai dengan cara yang tentu saja tidak ada yang mau menyelesaikannya,” kata Pochettino

“Jauh dalam dada, jiwa, dan hati, saya yakin bakal kembali ke sana.”

“Yang pasti, mulai sekarang sejak saya meninggalkan klub, impian saya adalah kembali dan menyelesaikan urusan yang belum selesai.”

“Tentu saja saya berharap untuk terus maju dan saya sangat termotivasi untuk proyek berikutnya.”

“Klub ini istimewa dan para penggemar mereka sangat istimewa.”

“Mungkin dalam lima atau sepuluh tahun lagi, tetapi sebelum saya mati saya ingin mengelola Tottenham lagi dan mencoba, jika mungkin, untuk memenangkan satu gelar,” ujar Pochettino menambahkan.

Bagi pelatih 48 tahun itu, kembali ke Spurs juga akan membalas semua cinta yang diberikan para penggemar kepadanya.

“Saya ingin merasakan artinya memenangkan satu gelar bersama Tottenham karena begitu luar biasanya para penggemar di sana,” ujar Pochettino.

“Semua cinta yang kami terima begitu hebat dan meraih gelar adalah kesempatan yang baik untuk membalas semua cinta yang telah mereka tunjukkan sejak saya datang,” ucap Pochettino melanjutkan.