• Mon. Jan 25th, 2021

Solidaritas untuk Floyd, Boateng Usul Atlet Kulit Hitam Mogok Main

QQ Muliaa – Kevin-Prince Boateng menyarankan para pemain kulit hitam mogok bermain. Ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya George Floyd.

Kematian Floyd memicu aksi unjuk rasa dan gerakan anti-rasialisme di berbagai negara.

Floyd, pria kulit hitam asal Amerika Serikat, meninggal karena lehernya ditekan oleh polisi kulit putih dari anggota kepolisian Minnesota, Derek Chauvin.

Seruan untuk memerangi rasialisme juga digelorakan oleh Boateng Pria asal Ghana ini memang terbilan

Baca Juga: Joshua Kimmich Desak Bayern Munchen ikut Protes Dalam Kematian George Floyd

Boateng sendiri sering mendapat pelecehan rasialisme saat berlaga di lapangan hijau.

Ia bahkan pernah menendang bola ke arah fan Pro Patria yang melakukan pelecehan rasialisme kepadanya.

Hal tersebut terjadi para 2013 kala Boateng masih membela AC Milan.

Kini sebagai bentuk solidaritas untuk kematian Floyd, Boateng menyarankan agar para pemain kulit hitam mogok bermain.

Ia yakin gerakan tersebut akan menyadarkan banyak orang bahwa orang kulit hitam punya peran besar di sepakbola.

“Lakukan satu hal, hilangkan semua orang kulit hitam dari olahraga dan semua aktor kulit hitam dari film dan bagaimana jadinya? Membosankan.

“Saya ingin mendapatkan hari di mana tidak ada pemain kulit hitam yang bekerja, mungkin pada hari ulang tahun George Floyd.

Bukan karena kami tidak ingin bekerja atau tidak menghormati klub. Namun, kami ingin melakukan penghormat kepada kelompok orang kulit hitam,” jelasnya.

Menurut Boateng, cara ini bakal efektif untuk membuat lebih banyak orang terlibat dalam gerakan anti-rasialisme.

Bayangkan pesan yang akan dibawa jika orang kulit putih ikut bersama kami, jika mereka berkata ‘Aku tidak akan pergi berlatih’ atau ‘Aku tidak akan pergi bekerja’ atau ‘Aku tidak akan bermain’.

Bayangkan pada hari Sabtu, hari pertandingan, itu akan menjadi pesan besar,” ungkap pemain yang dipinjamkan ke Besiktas oleh Fiorentina ini.