• Wed. Dec 2nd, 2020

Untuk Pertama Kalinya Frank Lampard Habis Dicela Fans Chelsea

Para penggemar Chelsea meminta Frank Lampard dipecat
Para penggemar Chelsea meminta Frank Lampard dipecat

Liga Inggris – Frank Lampard untuk pertama kalinya habis dicela penggemar Chelsea yang jengkel dengan kekalahan kandang 0- 2 dari tim gurem, Southampton, Kamis( 26/ 12) malam.

Lampard tidak dapat mencegah timnya jatuh ke kekalahan yang memalukan dan penggemar menyalakan mantan kapten mereka di media sosial.

“Lmaooo 2-0? Sack Lampard sekarang !!! Kami tidak akan kalah di kandang melawan tim-tim yang kesulitan seperti itu bukan apa-apa dari @ChelseaFC, “salah satu pendukung tweeted.

Dan yang lainnya menambahkan: “Untuk pertama kalinya @ChelseaFC memecat lampard sebelum terlambat!” Sementara yang lebih lanjut menulis: “Sack lampard sekarang menjadi pelatih judi yang tidak berguna setiap minggu !! #lampardout.

“Dan satu lagi penggemar berkomentar:” Ini sulit ditonton. @ChelseaFC Lampard akan selalu tetap rata-rata. Kehilangan vs tim degradasi di Jembatan. Memecatnya di HT. ”

Timbunan pendukung lainnya juga menyerukan agar pelatih kepala mereka dipecat meski berada di urutan keempat dalam klasemen Liga Premier.

Ungkapan kekesalan yang menggema di Judi Online Indonesia Stamford Bridge dan sekitarnya, membuktikan legenda klub terbesar sekalipun tidak kebal terhadap hukum alami manajemen. Buat para pemain Situs Judi Online Terpercaya The Blues, mungkin bahkan ada pesan yang lebih kuat terpaut kegagalan memalukan ini.

Lampard hingga saat ini dituntut buat tunjukkan kepercayaan besar pada skuad mudanya yang berbakat. Tetapi, sehabis kekalahan kelima dalam 7 pertandingan Judi Online Terbesar Liga Premier, respons terhadap bermacam persoalan tentang rencana transfernya Januari akan terasa sangat signifikan.

“ Aku belajar tentang para pemain dan aku juga belajar khususnya dalam pertandingan seperti itu,” tandas Lampard, seperti dikutip Telegraph.

Dengan terdapatnya kucuran dana sebesar 150 juta Poundsterling( nyaris 2, 8 triliun Rupiah) setelah sisa embargo transfer Chelsea dicabut, dan mereka kembali gagal mencetak gol di kandang sendiri, harapannya merupakan fokus menyerang pemain incaran mereka bulan depan.

Tim asuhan Frank Lampard itu belum lama berhubungan dengan beberapa nama populer seperti Jadon Sancho, yang bisa jadi tidak ada, dan juga Wilfried Zaha. Tim asal London barat itu juga mengamati beberapa pemain sayap seperti Leon Bailey dan Samuel Chukwueze, dan striker Timo Werner dan Moussa Dembele.

Ya, cuma 4 hari sehabis pelatih 41 tahun itu memperingati apa yang terasa seperti kemenangan besar di Tottenham Hotspur. Tetapi, kebenaran yang lebih kentara terlihat, kekalahan 0- 2 melawan Southampton malam tadi lebih mewakili tren yang dijabani the Blues musim ini, termasuk kalah di kandang sendiri, setelah tadinya juga dikandaskan West Ham dan Bournemouth.

“ Itu cerita yang sama. Kamu tidak dapat memahami jalannya pertandingan nyaris 70 persen dan tidak menemukan kesempatan yang lebih jelas di depan gawang,” ucap Lampard berpendapat soal jalannya laga kontra the Saints malam tadi.

“ Bila Kamu seseorang pemain ofensif, bermain di sekitar pojok lapangan, bergabung, gabungkan permainan Kamu dan pecahkan garis pertahanan, karena tim tidak bodoh– Kamu butuh berbuat lebih banyak dalam arti menyerang. Kepribadian yang berupaya padu, dengan metode berbeda. Hari ini dalam arti sepakbola: mendapat dan membawa bola ke ruang sempit, kemudian berikan sesuatu. Kami tidak lakukan hal itu,” tandasnya.

“ Bila Kamu bermain di kandang orang, dan kami yang jadi tuan rumah, jelas terdapat lebih banyak tekanan, karena semua orang membicarakannya. Kami merasakannya. Aku pikir, orang- orang datang ke sini dan menghormati kami sebagai Chelsea, karena mereka mengaturnya dengan metode itu, tetapi kami tidak bermain seperti Chelsea yang dapat memecah kebuntuan,” ucapnya.

“ Kamu perlu konsistensi dalam penampilan kamu di lapangan, buat dapat memasuki posisi 4 besar,” tambah Frank Lampard yang tadinya mengurus Derby County itu.

The Blues semula memiliki selisih sampai 12 poin dengan Tottenham. Tetapi, semenjak Jose Mourinho tiba 5 minggu lalu, Spurs sukses mendekati raihan poin Chelsea dan saat ini cuma berjarak 3 poin saja.

Jika Chelsea ada di posisi 4, Spurs pun terus menguntit di posisi 5. Apalagi bila mereka menang atas Arsenal pada akhir minggu ini, Spurs dapat menggeser posisi Chelsea dari peringkat 4.